Tiga Tahun DP World Melalui BNCT Kendalikan Belawan: Upah Pekerja Dimanipulasi, Alat Rusak, dan Infrastruktur Dermaga Terbengkalai

Tiga Tahun DP World Melalui BNCT Kendalikan Belawan: Upah Pekerja Dimanipulasi, Alat Rusak, dan Infrastruktur Dermaga Terbengkalai





*Belawan*, 8 MARET 2026 – Memasuki tahun ketiga operasional di bawah kendali kemitraan strategis *DP World* melalui *PT Belawan New Container Terminal (BNCT),* kondisi Pelabuhan Internasional Belawan justru dilaporkan mengalami kemunduran signifikan di berbagai lini. Bukannya membawa standar pelayanan kelas dunia, pengelolaan saat ini justru dinilai abai terhadap kesejahteraan pekerja dan pemeliharaan aset vital nasional.


*Sejumlah poin krusial menjadi sorotan tajam terkait kinerja manajemen BNCT selama tiga tahun terakhir:*

- *Dugaan Manipulasi Upah Ratusan Pekerja*
Kesejahteraan buruh dan operator menjadi isu paling sensitif. Muncul laporan kuat mengenai adanya manipulasi sistem pengupahan yang merugikan ratusan pekerja. Praktik ini diduga tidak sesuai dengan kesepakatan kerja maupun regulasi ketenagakerjaan yang berlaku, yang memicu keresahan di lingkungan pelabuhan.

- *Kerusakan Alat Operasional yang Masif*
Produktivitas pelabuhan terancam akibat banyaknya alat bongkar muat yang dalam kondisi rusak dan tidak layak operasi. Minimnya pemeliharaan rutin (maintenance) membuat proses arus barang terhambat, yang pada gilirannya berpotensi meningkatkan biaya logistik dan merugikan para pengguna jasa pelabuhan.

- *Infrastruktur Dermaga yang Hancur*
Kondisi fisik lantai dermaga saat ini terpantau rusak parah dan dibiarkan tanpa perbaikan yang berarti. Kerusakan infrastruktur dasar ini tidak hanya mengganggu kelancaran operasional, tetapi juga mengancam keselamatan kerja para personel yang bertugas di lapangan.


Kritik Terhadap Investasi Asing
Kehadiran DP World yang diharapkan membawa efisiensi dan modernisasi melalui BNCT kini dipertanyakan. Publik dan pemangku kepentingan melihat adanya ketimpangan antara ambisi komersial dengan realita di lapangan, di mana hak-hak pekerja terabaikan dan fasilitas negara mengalami degradasi fungsi.

(Tim)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال