Program MBG Bulan Ramadan Disorot, Porsi Dinilai Lebih Kering dan Minim


Program MBG Bulan Ramadan Disorot, Porsi Dinilai Lebih Kering dan Minim




Medan,WJMB

Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan suci Ramadan menuai sorotan publik. Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, menu MBG yang disajikan dalam bentuk makanan kering dinilai terkesan lebih irit dan jumlahnya berkurang dibanding hari-hari biasa.



Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa pola pelaksanaan MBG selama Ramadan justru lebih menguntungkan pihak yayasan pengelola dan dapur penyedia, sementara penerima manfaat tidak memperoleh porsi dan kualitas gizi yang semestinya. Sejumlah warga mempertanyakan standar menu, komposisi gizi, serta transparansi pengelolaan anggaran selama periode puasa.



“Di lapangan terlihat jelas perbedaannya. Porsi lebih sedikit dan kering, padahal tujuan MBG adalah pemenuhan gizi yang layak,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.



Situasi tersebut memicu pertanyaan serius terhadap tata cara pelaksanaan MBG maupun SPPG, khususnya terkait keterbukaan informasi publik. Masyarakat mendesak agar pengelola membuka data perencanaan menu, anggaran, hingga mekanisme pengawasan, sebagaimana diamanatkan dalam prinsip keterbukaan informasi publik.



Publik berharap instansi terkait segera melakukan evaluasi menyeluruh dan pengawasan ketat agar program MBG tetap berjalan sesuai tujuan, adil, transparan, serta tidak merugikan penerima manfaat—terlebih di bulan suci Ramadan.




Agar menjadi perhatian bersama dan mendorong perbaikan nyata di lapangan.(TIM)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال